Situs info terpercaya

KEDAIBANDAR

RAJAIDR'

Viral Seorang Polisi Menampar Pendemo Direkam Wartawan | Aslibandar

 Viral Seorang Polisi Menampar Pendemo Direkam Wartawan

Viral Seorang Polisi Menampar Pendemo Direkam Wartawan – Sekjen DPP Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI). Emilia Yanti membawa kasus penamparan Kasat Intel Polres Metro Tangerang, AKBP Danu Wiyata. Hari ini dia akan melaporkan Danu ke Mabes Polri. Saat melapor ke Mabes, Emilia akan didampingi oleh KontraS. Dia mengaku sudah mengantongi cukup bukti berupa video rekaman dan sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut. Menurutnya, arogansi polisi di Tangerang sudah terjadi beberapa kali. Baginya, kejadian itu bukan saja urusan dirinya dengan Danu, tetapi Polri sebagai institusi. Dia ingin kekerasan tak lagi dialami oleh rakyat yang menyampaikan aspirasi.  Permintaan maaf enggak menghilangkan proses hukum karena ini bukan persoalan sepele.

Viral Seorang Polisi Menampar Pendemo Direkam Wartawan - Sekjen DPP Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Emilia Yanti membawa kasus penamparan Kasat Intel Polres

Agen BandarQ – Dia meminta tak hanya Danu, tetapi Polri secara institusi harus meminta maaf secara terbuka. Ini institusi penegak hukum, jadi pelajaran. Tidak boleh aparat seperti itu pada buruh, pendemo. Sebelumnya, AKBP Danu mengatakan, bahwa dirinya akan menjalin komunikasi dengan Emilia. Dia juga mengaku sudah langsung menghubungi Sekretaris GSBI, Kokom Komalawati. Insya Allah nanti malam kalau Ibu Yantinya bersedia. Tentunya saya akan meminta maaf. Kapolres Tangerang Kota Kombes Hary Kurniawan menyayangkan kekerasan yang dilakukan anak buahnya. Hary menegaskan, dirinya akan memberikan sanksi tegas terhadap Danu.

Aplikasi Baru Di China Dapat Menyewa Pacar Impian Anda | AslibandarKlik Langsung

Agen BandarQ Terpercaya – Ada aturannya di internal, baik itu disiplin maupun kode etik. Nanti sidang yang akan menentukan itu pelanggaran hukumannya apa. Ada sidangnya, kalau kita menegur secara langsung sudah sebagai atasan. Dalam hal ini, Hary mengakui telah memeriksa saksi-saksi, antara lain adalah korban Emilia Yanti. Tapi di kepolisian kan kalau untuk tindakan disiplin maupun kode etik ada aturannya yang mengatur itu. Dari pemeriksaan nanti sidang yang menentukan ada pelanggaran atau tidak. Hary sudah mengumpulkan seluruh jajarannya dan meminta agar bisa menahan diri saat bertugas. Kita harus ikhlas melaksanakan tugas, namanya polisi kan harus sabar-sabar.  kata Hary kepada Kedaibandar.com

Agen Bandar Kiu – Tersangka AKBP Danu Wiyata akan mendapatkan sangsi keras seperti yang sudah di tentukan. Dalam rekaman terlihat Danu telah nampar seorang wanita. Video penamparan itu mendadak ramai di media sosial hingga membuat citra polisi tercoleng. Sebagai seorang polisi Danu tidak pantas menampar wanita yang sedang memberikan aspirasi. Walau pun wanita itu telah menerima maafnya. Namun proses hukum tetap harus di jalankan agar masyarakat mengetahui. Polisi tidak melindungi siapa pun yang bersalah.

Facebook Comments

Leave a Reply

Copyrights © 2010. All rights reserved         Content Protection by DMCA.com         Best viewed in 1024 x 768 resolution Kebijakan Privasi