Situs info terpercaya

KEDAIBANDAR

RAJAIDR'

UU Terorisme disahkan, PKS minta teroris ditumpas sampai ke akar-akarnya

Jazuli Juwaini.

 

Kedaibandar.comDPR telah menyetujui RUU Terorisme menjadi UU. Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap dengan UU Terorisme itu, aparat keamanan dapat membongkar akar, motif, dan aktor intelektual terorisme yang selama ini sudah diidentifikasi.

Sebab, polisi mengklaim tidak bisa menindak terduga teroris meskipun mengetahui rencana teror yang akan dilakukan.

“Kita semua berharap teroris dapat ditumpas sampai ke akar-akarnya apapun motif dan alasan sehingga seluruh rakyat merasa aman dan negara terlindungi,” kata Jazuli saat dikonfirmasi, Jumat (25/5), di sinyalir oleh RajaIDR

Namun, Jazuli menyebut, aparat juga harus lebih akuntabel menjelaskan kepada publik siapa sebenarnya jaringan, aktor, serta dalang di balik rentetan teror yang belakangan terjadi.

“Seluruh aparat terkait baik aparat intelijen, kepolisian, BNPT, maupun TNI akan bekerja sinergis dalam memberantas terorisme secara terukur, akuntabel, dan tetap menjunjung supremasi hukum,” tegasnya.

Anggota Komisi I DPR ini menambahkan, lahirnya UU ini sebagai bentuk komitmen DPR agar negara efektif dan akuntabel dalam memberantas terorisme dan melindungi rakyat dan negara dari ancaman terorisme.

“DPR akhirnya mencapai kesepakatan terbaik untuk menghadirkan UU Pemberantasan Terorisme yang lebih efektif dengan tetap menjunjung tinggi supremasi hukum,” tandas Jazuli.

BACA BERITA LAIN CLICK DI BAWAH INI !

Gus Ipul ingin tingkatkan investasi di Jatim melalui “Baja Emas”

 


Daftarkan diri anda untuk bermain Agen Poker Terpercaya
di www.ratuidr.com – www.ratuidr.net   dengan minimal Deposit Rp, 20.000 dan Withdraw hanya Rp, 25.000.- Hanya di http://dewaidr.com
Dengan kemenangan yang jelas terlihat di Stats Depo/WD Pada laman RAJAIDR
      Contact Me :

Facebook Comments

Leave a Reply

Copyrights © 2010. All rights reserved         Content Protection by DMCA.com         Best viewed in 1024 x 768 resolution Kebijakan Privasi